Mencintai Ali Adalah Syarat Keimanan !



Mencintai Ali Adalah Syarat Keimanan !

Amiril Mukminin Ali bin Abi tholib as berkata :

لَوْ ضَرَبْتُ خَيْشُوْمَ الْمُؤْمِنِ بِسَيْفِي
هَذَا عَلَى أنْ يُبْغِضَنِي مَا أَبْغَضَنِي.

Andai aku tebas batang hidung seorang mukmin dengan pedangku ini agar ia membenciku, maka ia tidak akan membenciku.

وَلَوْ صَبَبْتُ الدُّنْيَا بِِجَمَّاتِهَا عَلَى
المُنَافِقِ عَلَى أَنْ يُحِبَّنِي مَا أَحَبَّنِي،

Dan andai aku tuangkan dunia seluruhnya pada seorang munafik agar ia mencintaiku, maka ia tidak akan pernah mencintaiku.

وَذَلِكَ أَنَّهُ قُضِي فَانْقَضَى عَلَى لِسَانِ النَبِيِّ
الأُمِّيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم أَنَّهُ قَالَ:

يَا عَلِيّ لَا يُبْغِضُكَ مُؤْمِنٌ، وَلَا يُحِبُّكَ مُنَافِقٌ

Karena hal itu telah ditetapkan dan disampaikan oleh lisan suci Nabi saw bahwa beliau bersabda :

Wahai Ali, seorang mukmin tidak akan pernah membencimu dan seorang munafik tidak akan pernah mencintaimu.

Sumber : Biharul Anwar