Seringkali Diam Lebih Menyelamatkanmu



Seringkali Diam Lebih Menyelamatkanmu

Dalam petikan wasiat Amiril Mukminin Ali bin Abi tholib as kepada putra beliau Alhasan, Imam Berpesan :

وَ فِي الصَّمْتِ السَّلَامَةُ مِنَ النَّدَامَةِ وَ تَلَافِيكَ مَا فَرَطَ مِنْ صَمتِكَ أَيسَرُ مِنْ إِدرَاكِكَ مَا فَاتَ مِن مَنطِقِكَ

“Buah diam adalah selamat dari penyesalan.

Mengganti apa yang hilang dari diammu lebih mudah dari mengganti yang hilang dari bicaramu.”

Sumber : Tuhaful Uqul